Tips Menghindari Kemacetan Libur Lebaran di Jogja

oleh

Uri.co.id – Jogja masih menjadi magnet destinasi wisata di Indonesia.

Hal ini terbukti dari ramainya kendaraan luar kota yang masuk Jogja pada musim libur lebaran setiap tahunnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yetti Martanti menyebut, mengingat keterbatasan daya dukung jalan untuk menampung serbuan kendaraan yang masuk Kota Yogyakarta terdapat strategi Pemerintah dalam menyiapkan manajemen lalulintas.

“Pergerakan yang semakin lambat di titik-titik tertentu perlu disiasati oleh pengendara atau pengguna mobil,” katanya melalui siaran resmi yang diterima Uri.co.id.

Kemacetan di jalan-jalan protokol di Yogyakarta pun tidak dapat dihindari.

Nah, berikut Uri.co.id memberikan beberapa tips agar terhindar dari macetnya Yogyakarta :

1. Hindari Titik Rawan Macet

Hal yang pertama adalah mengenali titik-titik rawan macet di Jogja.
Foto udara yang memperlihatkan arus lalu lintas di perempatan Kentungan, Sleman, DI Yogyakarta, rabu (16/1/2019).

Foto udara yang memperlihatkan arus lalu lintas di perempatan Kentungan, Sleman, DI Yogyakarta, rabu (16/1/2019). (Uri.co.id / Hasan Sakri)

“Biasanya terjadi penumpukan volume kendaraan di simpul kemacetan Jogja seperti Jalan Malioboro, Jalan Kaliurang, Jalan Gejayan, Jalan Godean, Jalan Solo, Jalan Laksda Adisutjipto, dan Stadion Kridosono.

Agar waktu liburanmu tidak habis di jalan, sebisa mungkin hindari titik rawan macet tesebut,” ujar Yetti.

2. Berangkat Pagi

Jika kamu merencanakan liburan ke suatu tempat wisata hits di Jogja berangkatlah lebih pagi untuk menghindari kemacetan.

Pukul 05.30 menjadi waktu yang ideal karena jalan masih sepi dan udara masih segar.
Ilustrasi lalu lintas di Simpang Fly Over Jombor. Foto diambil Rabu (03/10/2018).

Ilustrasi lalu lintas di Simpang Fly Over Jombor. Foto diambil Rabu (03/10/2018). (Uri.co.id/ Alexander Ermando)

Yetti menyarankan, lebih baik berangkat pagi daripada terjebak antrian kendaraan yang mengular di berbagai objek wisata seperti daerah pantai di Gunung Kidul dan Bantul, Tebing Breksi, Malioboro, Kaliurang, dan beberapa tempat instagramable di Jogja.

“Berangkat lebih pagi justru mengasyikan, seperti kita dapat pemandangan sunrise yang indah jika berkunjung ke destinasi wisata seperti Kebun Buah Mangunan dan semacamnya,” ungkap Yetti.

3. Gunakan Angkutan Umum

Langkah lain untuk menghindari stres akibat kemacetan adalah dengan memanfaatkan layanan kendaraan umum menuju ke Kota Yogykarta.
Trans Jogja.

Trans Jogja. (Uri.co.id/BRAMASTO ADHY)

Dengan menggunakan kendaraan pribadi selain berkontribusi pada kemacetan, Anda akan merasa lelah karena harus menyetir sambil menunggu arus lalu lintas lancar.

Dengan kendaraan umum, Anda bisa beristirahat dan melakukan kegiatan lain saat terjebak macet.

“Bahkan Anda bisa memilih moda transportasi bebas macet seperti kereta api dan pesawat terbang. Nah sampai di Jogja akan menyenangkan jika mengeksplore Kota Yogyakarta dengan menggunakan sepeda atau berjalan kaki,” usul Yetti.

4. Kunjungi Destinasi Alternatif

“Hal unik yang membuat waktumu akan semakin berharga, bisa ketemu temen lama jaman sekolah di coffeeshop atau tempat nongkrong yang tersebar di area kota Jogja,” paparnya.
Pepeng meracik kopi di Kllinik Kopi

Pepeng meracik kopi di Kllinik Kopi ( Jogja/ Hamim Thohari)

Beragam tempat nongkrong seperti Kotabaru, Sagan, Timoho, Taman Siswa, Demangan, dan Prawirotaman menjadi alternatif menikmati Jogja dengan cara berbeda tanpa terkena macet.

(Uri.co.id | Fatimah Artayu Fitrazana) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!