Lagi-lagi Gagal Menang, Manajemen Persebaya Beri ‘Warning’ Keras untuk Djanur

oleh

Uri.co.id – Nasib pelatih Persebaya Surabaya, Djajang Nurdjaman, di ujung tanduk setelah Persebaya tak kunjung dapat kemenangan di tiga laga awal Liga1 2019.

Atas hasil ini, manajer Persebaya, Candra Wahyudi mengatakan bakal segera mengambil langkah tegas untuk menentukan nasib pelatih.

Bahkan, disampaikan manajer asal Bojonegoro tersebut, manajemen akan mengambil langkah tegas sebelum laga pekan keempat, yakni melawan Barito Putera (15/6/2019).

Sebab, sejatinya disampaikan Candra, tim pelatih sudah mendapatkan warning setelah ditahan imbang Kalteng Putra 1-1 (21/5/2019), laga pekan ketiga.

“Secepatnya kami akan segera putuskan, karena kemarin lampu kuning seharusnya sekarang ini lebih dari lampu kuning. Sebelum lawan Barito, bahkan kalau bisa sebelum lebaran,” terang Candra, Kamis (30/5/2019).

Saat dikonfirmasi apakah yang dievaluasi hanya pelatih kepala atau semua tim pelatih, disampaikan Candra, pihaknya masih akan mengkaji lebih dalam.

“Kami akan pertimbangkan (evaluasi individu atau tim), karena mereka terdiri dati tim, ada beberapa orang disana, kami akan evaluasi,” tambahnya.

Sebab, jika saja hanya akan mengevaluasi pelatih kepala secara individu, maka pihaknya juga harus mempertimbangkan regulasi syarat menjadi pelatih kepala di Liga 1 2019, yaitu minimal A AFC.

“Kami mempertimbangkan hal-hal seperti itu (lisensi pelatih), ketika keputusan terhadap tim pelatih, kami juga mempertimbangkan regulasi dan sebagainya,” tegas Candra.

Meski diakuinya manajemen akan lakukan evaluasi tegas pada tim pelatih, namun ia sebut sebisa mungkin tidak akan mengganggu kondusivitas tim.

“Intinya evaluasi tegas ini nantinya kita usahakan tidak terlalu mengganggu perjalanan tim Persebaya ke depan,” pungkasnya.

Djanur Pasrah

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman mengaku bertanggung jawab atas performa kurang memuaskan yang ditunjukkan timnya musim ini.

Pasalnya hingga pekan ketiga Liga 1 2019, Persebaya belum memetik kemenangan sama sekali.

Dari tiga laga tersebut Bajul Ijo kalah dari Bali United dan ditahan imbang Kalteng Putra serta PSIS Semarang.

Setelah ditahan imbang PSIS di kandang dengan skor 1-1, Djadjang menyerahkan masa depannya kepada manajemen dan suporter.

“Saya serahkan sepenuhnya ke Manajemen dan bonek dan bonita,” kata Djadjang, Kamis (30/5/2019).

Mantan pelatih Persib Bandung itu juga mengatakan perjalanan Persebaya masih panjang karena masih melakoni tiga laga.

Laga terdekat, Persebaya akan menghadapi Barito Putera di Stadion Gelora Bung Tomo (15/6/2019).

“Baru tiga laga, tapi saya tetap tanggung jawab atas hasil ini,” imbuh pelatih asal Jawa Barat tersebut. (*surya) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!